Senin, 20 Desember 2010

Korsel Akan Bangun PLTA di Aceh Timur

Thu, Dec 16th 2010, 11:43

LANGSA - Daewoo Enginering- Korea Midland Power, perusahaan swasta asal Korea Selatan pada tahun 2011, akan membangun dua bendungan di Desa Tampur, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur.

Kedua bendungan tersebut rencananya dipergunakan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang diberi nama Tampur I dan Tampur II. Dari kedua PLTA tersebut diperkirakan akan menghasilkan listrik sebesar 554 Mega Watt, masing-masing Tampur I sebesar 428 Mega Watt dan Tampur II 126 Mega Watt.

Hal tersebut dikatakan Ir Fauzi A Rifai MM, Presiden Director dari PT Nusantara Powerindo, yang akan bekerja sama dengan Daewoo Enginering- Korea Midland Power untuk membangun PLTA tersebut, dalam acara temu ramah-tamah dengan Bupati Aceh Timur Muslim Hasballah dan unsur Muspika serta masyarakat Kecamatan Simpang Jernih di Aula Pendapa Bupati di Langsa, Selasa (14/12) sore.

Ia menjelaskan, jumlah 554 MW itu akan mampu memenuhi kebutuhan listrik untuk seluruh Aceh, bahkan sampai ke Sumatera Utara, sebab debit air sangat besar dan cocok untuk dibuat bendungan PLTA.

Dalam pertemuan tersebut, sebagaimana dilaporkan pihak Humas Sekdakab Aceh Timur, pihak Daewoo Enginering- Korea Midland Power sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah guna percepatan proyek PLTA, dimana saat ini masyarakat Aceh sangat membutuhkan penambahan arus listrik yang jumlahnya masih sangat kekurangan, seperti diungkapkan Mr. Lee Sung Dong.

Lebih lanjut ia mejelaskan, sebelum proyek fisik pembangunan bendungan PLTA dibangun, terlebih dahulu pihaknya akan membangun dan meningkatkan akses jalan menuju ke lokasi pembangunan. Dengan dibangun jalan, kata dia, lebih memudahkan akses untuk membangun pembangunan bendungan dan juga dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam meningkatkan perekonomian mereka.

“Namun, yang jelas kami dari Daewoo Enginering- Korea Midland Power berusaha keras dalam membangun atau sesudah selesai proyek akan mengutamakan kesejahteraan masyarakat, terutama masyarakat sekitar lokasi proyek PLTA. Dengan adanya bendungan ini kita bisa memanfaatkan air bersih, irigasi dan lain sebagainya,” katanya.

Fauzi menambahkan, pihaknya juga akan ikut memajukan dunia pendidikan dengan memberikan beasiswa bagi pelajar di daerah pedalaman tersebut, yang manfaat lainnya akan dirasakan oleh masyarakat setempat.

Sementara itu Bupati Aceh Timur, Muslim Hasballah dalam pertemuan itu, sangat mengharapkan dukungan dari semua pihak termasuk masyarakat Kecamatan Simpang Jernih, dalam rangka menyukseskan proyek tersebut. “Kita menyadari, masih membutuhkan energi listrik sekaligus yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” demikian Muslim Hasballah.(is)

Sumber : Serambinews.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar